About Mentari

Aku Serunai Mentari, seseorang yang sedang berusaha menapaki kehidupan. Jalan panjang yang terhampar dihadapanku nyatanya mengajarkan banyak hal. Dan nyatanya aku masih belum bisa membaca segala hal yang terangkum didalamnya dengan baik. Yah, aku masih mengejanya. perlahan, namun aku yakin suatu saat aku mampu berdiri tegap dalam kehidupan yang aku miliki.

Serunai Mentari. seseorang yang selalu ingin bernyanyi, mengalunkan nada-nada yang terharmonisasi dalam warna-warni dunia, tersenyum, dan terus tersenyum.Menghangatkan, seperti halnya mentari,dan menenangkan seperti dawai seruling yang selalu ia sebut serunai.

Serunai Mentari, seseorang yang mencoba untuk menambatkan hatinya pada menulis.

 

Yah, aku sudah jatuh cinta…. padamu…. serangkaian kata yang bisa ku eja dan kuaksarakan.

Seperti kali ini, Bagiku,menulis itu sesungguhnya sangat menyenangkan; seperti meminum Capuccino panas. Begitu menghangatkan.

Tak hanya menikmati sensasi dari aromanya, bahkan menulis dapat memberikan ruang untuk membentuk sebuah keseimbangan, yang seringkali aku sebut β€˜keseimbangan rasa’. Manis, asin, asam, bahkan pahit yang hadir diantaranya. Amazing!!!. Begitulah menulis….

Menulis apapun yang aku lihat dan rasakan, menuangkan segala imajinasi yang awalnya hanya tersketsa diotakku, membuatnya menjadi lebih nyata diatas lembaran. Mungkin bukan lembaran kertas yang akhirnya menjadi buku, tak sekedar itu, aku hanya ingin membuat sesuatu yang sederhana namun bermakna untukku. Aku hanya ingin menulis diatas lembaran kehidupan yang aku miliki. Karena sejatinya itulah yang bisa aku lakukan. Aku ingin hidup dalam porsi kehidupan yang nyata, hidup yang berarti. Tak hanya untuk diriku sendiri, tapi juga utuk orang lain. Dan aku sadar, aku tak bisa banyak berbuat, maka aku putuskan untuk menulis dan berbagi. Jika suatu saat Aku sudah berada dalam dekapanNYa, aku ingin tiap lembaran tulisan ini menjadi hal yang dapat tersimpan apik di memori orang-orang yang membacanya. Biarkan tulisan ini yang akan tetap hidup.

 

Dan aku akan terus hidup dalam setiap paragrafh yang ku apit dengan cinta.

 

Aku persembahkan sebentuk prosa kehidupan yang aku susun, untukmu jiwa-jiwa yang senantiasa berdzikir πŸ™‚

24 thoughts on “About Mentari”

  1. Kamu menulis dengan sangat baik, Mentari. Tetap menulis ya. Semangat selalu. πŸ˜‰

    • terima kasih kak, kau selalu mampu memberi semangat :-). aku hanya ingin kembali menulis setelah 2 tahun lamanya aku meninggalkan blogku yang sudah usang.

      • Seperti layaknya sebuah rumah. Rumah itu akan indah kalau pemiliknya selalu berusaha memberikan yg terbaik.

        Mentari juga pasti bisa lakukan itu. So, cheer up! Shine!

  2. Hallo Mentari, salam kenal ya πŸ™‚

    Thanks y, dah follow blog aku.
    Seneng banget kamu mau sempetin liat blog amatiran itu, baru belajar soalnya, hehehe

    Aku juga follow kamu ya,

    πŸ™‚

    • Salam kenal juga Gydia Chiza πŸ™‚
      sama2.. aq senang bisa membaca setiap goresan pena yg ada, siapapun itu termasuk Istanamu :-).
      smg qt bs saling berbagi yah mski hanya lwt aksara2 yg qt paragrafkan ^_*. aq jg msh belajar, kembali ingin menulis.
      tetap semangat yah chiza. keep writing !!! πŸ™‚

  3. Hai Mentari,,, akhirnya kk melihatmu kembali… semangat Tari, teruslah menulis. Strengthen your desire my little sun πŸ™‚

  4. Blogwalking..

    nice blg sist, salam kenal.. πŸ™‚

  5. thanks :-), saya masih dalam tahap belajar…
    salam kenal juga. . terima kasih sdh mau mengunjungi rumah sederhana ini πŸ™‚

  6. blog yang bagus..tulisan yang sangat bagus juga.. salam kenal mentari.. thx dah follow blog aku..
    tetap rajin menulis ya… πŸ˜€ keep writing nya.. πŸ˜€

  7. Terima kasih k’ Dyaz :-). blog ini masih terlampau sederhana, smg aku bs dbrkn ksmptn belajar byk hal ttg menulis darimu πŸ™‚
    semangaaatttt πŸ˜€

    • hahhaa..sama-sama belajar yokk… yang penting jangan berhenti menunlis. salurkan setiap persaan, ide semua melalui sebuah goresan, lekuk-lekuk huruf hingga terbentuk sebuah kata indah. πŸ˜€

  8. siip, oke Deh πŸ˜€ (y)

  9. Tomy Meilando said:

    tulisannya kren, btw tema blognya juga kren..salam kenal

  10. Terima kasih.. Salam Kenal juga πŸ™‚

  11. “aku akan terus hidup dalam setiap paragrafh yang ku apit dengan cinta. ” keren.. tampilan blognya juga..

    salam kenal..πŸ™‚

  12. Terima kasih sista,,, Salam kenal juga πŸ™‚

  13. salam kenal.. πŸ™‚

  14. menulis, menulis, dan terus menulis sampai mati!!! πŸ˜€
    –terlalu semangat mungkin–
    tapi itulah menulis sobat, yang ada dalam pikiranku… πŸ˜€
    salam kenal dariku dari Cilacap… sobat… πŸ™‚

  15. salam kenal Serunai Mentari.. menulislah tanpa lelah selayaknya mentari yang tak pernah berhenti menyinari πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s